Kemasan Habis Dipakai Langsung Dibuang? ParagonCorp Buktikan Sebaliknya di DDW & Pentaward 2026!
Siapa bilang kemasan cuma berakhir di tempat sampah?
Ternyata, kemasan punya potensi buat punya kehidupan kedua setelah fungsi utamanya selesai.
Pendekatan ini mulai dieksplorasi berbagai brand global, yang kini makin serius memikirkan nasib material setelah dipakai. Bahkan, inovasi semacam ini ikut mendapat sorotan di Pentawards 2026, salah satu ajang penghargaan desain kemasan paling bergengsi di dunia.
Ajang ini menjadi apresiasi atas konsep desain yang tidak hanya mengunggulkan estetika tapi juga fungsi kemasan untuk manusia dan planet. Pada 2026, lebih dari 2.000 karya mengikuti kompetisi ini, dengan sekitar 400 karya memperoleh penghargaan melalui proses penjurian yang melibatkan lebih dari 50 praktisi desain dari berbagai negara.
ParagonCorp Raih Silver Award di Pentawards 2026
ParagonCorp berhasil membawa pulang Silver Award di Pentawards 2026 lewat desain kemasan parfum Y.Lab!
Lewat tema “Reimagine The After”, ParagonCorp juga memperkenalkan dua proyek lainnya, SUKLA dan Complexion. Ketiganya berangkat dari satu pertanyaan sederhana:
habis dipakai, materialnya bisa jadi apa lagi?
Eksplorasi Kemungkinan Baru Kemasan Produk
Ternyata, banyak banget kemungkinan yang bisa dieksplorasi dari material sisa!
Y.Lab menghadirkan tutup parfum modular berbasis kalsium karbonat yang berpotensi menjadi media pertumbuhan karang, plus kemasan dari residu kopi yang bisa dikomposkan.
SUKLA mengeksplorasi limbah agrikultur seperti kulit jeruk dan serat kelapa untuk produk personal care. SUKLA membuktikan bahwa material sisa dapat diangkat menjadi bahan produk perawatan berdaya guna.
Sementara itu, Complexion menggandeng Bell Living Lab untuk menyulap sisa produksi kosmetik ParagonCorp menjadi material furnitur dan interior. Hal ini menunjukan bagaimana material sisa dari industri kecantikan dapat memiliki fungsi baru di luar industrinya.
Kehadiran Y.Lab, SUKLA, dan Complexion di Eindhoven
Ketiga proyek ini juga terpilih untuk tampil di Dutch Design Week 2026 di Eindhoven, Belanda, pada 17–25 Oktober 2026. Ajang desain internasional bereputasi tinggi ini menjadi wadah berkumpulnya desainer, inovator, pelaku industri, hingga akademisi dari seluruh dunia untuk mengeksplorasi masa depan desain dan keberlanjutan.
Ketiga karya tersebut merupakan eksplorasi desain konseptual dan pengembangan prototipe, bukan produk komersial yang telah dipasarkan. Lewat Y.Lab, SUKLA, dan Complexion, ParagonCorp menunjukkan kalau desain bisa membuka peluang baru untuk material yang biasanya dianggap sudah habis masa pakainya.
Kalau kemasan bekas bisa punya kehidupan kedua, kalian punya ide kemasan produk sehari-hari bisa berubah jadi apa?