Tren Kesukaan Gen-Z di Instagram Sepanjang 2022

Baru-baru ini Instagram merilis trend report yang berkolaborasi dengan Populix untuk menguraikan tren kesukaan Gen-Z (usia 18-24 tahun) saat menggunakan Instagram. Mulai dari kebiasaan Gen-Z yang menyatukan koneksi dan hiburan dalam satu platform. Instagram menjadi salah satu media sosial yang berperan sebagai penyedia konten hiburan, serta menjadi wadah agar Gen-Z tetap terhubung dengan orang-orang terdekatnya.

Nah, dalam survei yang Populix lakukan kepada 2000 Gen-Z dari 22 kota di Tanah Air pada periode 11-22 November 2022 menyatakan bahwa 73% diantaranya menikmati konten video dari Reels. Namun, fitur Instagram Story juga masih disukai Gen-Z sebagai penghubung dengan teman dan relasi.

Hiburan dan Koneksi

Untuk memenuhi hiburan dalam Instagram, stiker Add Yours juga populer digunakan oleh Gen-Z di Indonesia. Setidaknya ada 3 stiker Add Yours yang paling banyak digunakan Gen-Z sepanjang 2022 : 

  • Monthly Dump

    Dalam laporan Instagram, 1 dari 8 Gen-Z menyukai tren ‘Dump’ seperti July Dump, August Dump, dan sejenisnya.

  • Flashback Momen Sekolah atau Kuliah

    Belajar secara daring selama 2 tahun karena pandemi membuat waktu jadi terasa berjalan sangat cepat. Hal ini membuat tren mengunggah kenangan saat masih dibangku sekolah atau saat kuliah luring menjadi sangat digemari oleh Gen-Z.

  • Random Photos/Videos

    Konten random masuk peringkat ketiga favorit Gen-Z, nih. Tren ini menunjukan keotentikan dari keseharian.

Hiburan-hiburan lain juga Gen-Z dapatkan dari beberapa kreator favorit. Mulai dari @karmalogy dalam kategori komedi, @cindypriscilla untuk konten fesyen yang minimalis, dark-academic, dan simple. 

Tak hanya kategori komedi dan fesyen, konten memasak yang sederhana, mudah dan terjangkau dari kreator kuliner seperti @devinahermawan juga nyatanya digemari oleh Gen-Z (apalagi yang masih ngekos, nih). Terakhir Gen-Z juga kerap memantau informasi gaya hidup sehat dari @dionharyadi sebagai nutrisionis tersertifikasi.

Dalam melihat dinamika politik dan pandemi, Gen-Z jadi harus terus beradaptasi dalam pola hidup mereka. Isu sosial menjadi salah satu isu yang Gen-Z minati dan ikuti di Instagram. Gen-Z percaya bahwa berkontribusi dalam mengatasi kesenjangan sosial, hingga berbagai aksi sosial lain dapat mengubah kehidupan menjadi lebih baik kedepannya.

Sejalan dengan ketertarikan akan isu sosial, ada beberapa konten kreator yang secara spesifik Gen-Z ikuti, seperti

  1. @andrewkalaweit, isu lingkungan dan sustainability.

  2. @yurayunita dan @umayshahab, tentang menjadi diri sendiri.

  3. @pevpearce dan @kalis.mardiasih, isu pemberdayaan perempuan.

  4. @dikta, terkait komunitas–bagaimana Dikta mendonasikan potongan rambutnya untuk penderita kanker.

  5. @marshanda99, isu kesehatan mental.

Personalisasi Identitas Digital

Membahas bentuk konten yang disukai, Gen-Z menginginkan rekomendasi konten yang lebih personal. Spesifik sesuai dengan minat dan format yang mereka sukai.

Ingin konsep yang lebih dekat dengan audiens, Instagram juga menghadirkan avatar sebagai karakter digital yang bisa dipersonalisasi. Avatar yang hadir ini kian gemar digunakan oleh Gen-Z, diantaranya avatar thumbs up, blowing kiss, dan winky

65% Gen-Z di Indonesia juga lebih banyak melihat fitur realitas virtual di Instagram. Setidaknya ada 2 kreator virtual yang diikut Gen-Z, yaitu Thalasya POV dan Laverda Salsabila.

Melihat Tren ke 2023

Sebagian besar tagar populer di Instagram berhubungan dengan  konten kuliner dan wisata, seperti #PesonaIndonesia yang digunakan sebanyak 11 juta kali tahun 2022 ini. 37% Gen-Z Indonesian pun menjadi penyumbang dalam pertumbuhan tagar ini, selain itu #Bali juga digunakan 20.000 kali lebih banyak dibanding tahun 2021.

Penggunaan fitur Reels juga mempengaruhi pilihan lagu yang disukai Gen-Z, lho. Lagu dan tarian lokal ternyata lebih sering digunakan Gen-Z dibandingkan dengan lagu-lagu asing. 1 dari 2 Gen-Z menggunakan lagu Dunia Tipu-Tipu dari Yura Yunita dalam kontennya. Sedangkan ⅓ dari mereka menyukai lagu Farel Prayoga berjudul Ojo Dibandingke. Selain itu, tarian Mendung Tanpo Udan juga sukses  menarik perhatian khalayak Indonesia, nih.

Tak hanya pola penggunaan tagar dan penggunaan lagu lokal yang meningkat, minat Gen-Z terhadap elemen-elemen Web 3 seperti: Avatar, AR, VR, dan NFT juga ikut meningkat. 65% dari Gen-Z Indonesia ingin melihat lebih banyak fitur VR di Instagram. Gen-Z juga turut menyuguhkan konten-konten yang otentik dengan menggunakan fitur Avatar dan AR filter. 2 AR Filter kreasi lokal yang paling banyak digunakan oleh Gen-Z Indonesia adalah Kasat Mata dan ID Flag.

Wah, kalau kamu Gen-Z setuju nggak dengan hasil survei ini?

Previous
Previous

Geometry Selects: Rekomendasi Buku Untuk Pasangan

Next
Next

SPOTLIGHT Indonesia 2022 Ajak 130 Desainer Rayakan Keberagaman Budaya Nusantara